Senin, 10 Desember 2012

LANGKAH-LANGKAH DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH


Karya ilmiah adalah karya tulis yang penyusunan dan penyajiannya didasarkan pada kajian ilmiah dan cara kerja ilmiah. Penyusunan dan penyajian karya didahului oleh studi pustaka dan studi lapangan.

Langkah-langkah menyusun karya ilmiah sebagai berikut :
  1. Masalah
    • Menentukan Masalah/topik
      yaitu dengan dengan cara memilih secara teliti panduan pertanyaan :
      • Apakah masalah berguna dan cukup penting di persoalkan
      • Apakah membahas masalah ini akan menghasilkan sesuatu yang baru/konkrit
      • Apakah masalah yang ditulis menarik perhatian dan minat penulis
      • Apakah masalah yang dibahas cukup terbatas (tidak terlalu luas) agar dalam pengumpulan data informasi dan fakta yang spesifik
      • Jika terlalu luas maka tidak akan terarah dan pembahasan menjadi dangkal
      • Apakah untuk pembahasan tersedia dat, hal ini memungkinkan pelaksaan tindakan untuk pememcahan masalahanya
      • Pembahasan perlu data dan kepustakaan yang cukup
      • Apakah masalah yang ada dapat dipecahkan dengan fasilitas yang ada dan memapuan penulis.
    • 4 hal yag harus dipenuhi agar masalah dapat dipilih
1.                  Sesuai dengan minat peneliti
        • Minat : Tekun, tidak putus asa bila ada kendala
        • Tidak minat : tidak bergairah, hasil menjadi kurang baik bahkan gagal
        • Berkaitan dengan keahlian
        • Secara etis di persyaratan penulisan karya ilmiah harus sesuai dengan bidang keahlian → lebih baik dan dapat dipertanggung jawabkan
2.                  Dapat Dilaksanakan
        • Kemampuan peneliti → Penguasaan teori dan menguasai metode pemecahanan masalahnya
        • Waktu yang cukup → bila waktu tidak cukup maka karya ilmiah tidak selesai
        • Tenaga untuk melaksanaka :
          * Membuat Proposal
          * Mengumpulkan Data
          *Mengolah Data
          * Membuat Pembahasan
        • Dana yang tersedia
3.                  Tersedia Faktor Pendukung
        • Data Tersedia
        • ada izin dari yang berwenang
4.                  Hasil Penelitian yang bermanfaat
        • Bagi perkembangan ilmu pengetahuan
        • masyarakat pada umumnya
    • Sumber Masalah
0.                  Pengalaman dan pengamatan pribadi
1.                  Pengalaman orang lain
        • Publikasi media cetak (buku, artikel, koran dll)
        • Kuliah, ceramah, seminar dll.
2.                  Pengungkapan pengalaman dengan orang lain melalui wawancara

    • Merumuskan Judul, mencakup:
0.                  Rancangan atau desain penelitian
1.                  Objek yang diteliti
2.                  Subjek yang diteliti
3.                  Lokasi
4.                  Waktu
  1. Penelusuran Pustaka/Studi Kepustakaan
    Sumber informasi :
    • Tulisan : buku, majalah/jurnal
    • Person : wawancara dengan orang ahli yang kompeten
    • Tempat : museum, laboratorium

Sumber informasi tersebut dapat diperoleh dengan:
    • Secara Primer : buku, penelitian, wawancara dengan ahli
    • Secara Sekunder : terjemahan, rangkuman
    • Secara Tersier : petunjuk untuk sumber primer dan sekunder (contoh: kamus)

  1. Penyajian Karya Ilmiah
    • Tepat, konsisten dan lengkapnya deskripsi data
    • Kemampuan deskripsi data
    • Tepat, konsisten dan lengkapnya analisa data
    • Tepat dan lengkapnya kesimpulan setiap satuan dan keseluruhan analisa data
    • Tepat dan jelasnya kesimpulan menjawab masalah penelitian/tujuan penulisan karya tulis : hipotesis yang diajukan
    • Tepat dan mengena implikasi yang dikemukakan serta saran yang diberikan
    • Tertata segala sesuatu, sifat penanganan penulisan yang bersungguh-sungguh
  2. Contoh Karya Tulis Ilmiah
    • Laporan Penelitian
      Kunci dari laporan penelitian menurut Indra budi
0.                  Introduction
1.                  Rumusan masalah, literatur dan hipotesa
2.                  Methods
Sampling, desain dan prosedur serta pengukuran
3.                  Result
Statement of result tabel, figure
4.                  Conclusion, abstrack dan reference

ada beberapa jenis penyajian laporan penelitian diantaranya yaitu :
      • Menurut Edward P.J. Corbett bentuk penyajian laporan resmi yaitu :
1.                  Surat Penyerahan
2.                  Halaman Judul
3.                  Daftar isi
4.                  Daftar Ilustrasi, bagan dan grafik
5.                  Sari Laporan (abstrak)
6.                  Pengantar Laporan
7.                  Batang Tubuh Laporan
8.                  Daftar Kesimpulan
9.                  Daftar Saran
10.              Lampiran-lampiran
11.              Daftar Bacaan/acuan
12.              Indeks
      • Menurut Slamet Suseno (Teknik Penulisan Ilmiah Populer) dalam penulisan laporan penelitian sebagai berikut :
0.                  Judul
1.                  Abstrak/sari
2.                  Pendahuluan
3.                  Tubuh Utama (bahan metode penelitian, uraian pelaksanaan)
4.                  Penutup utama (hasil penelitian dan pembahasan, kesimpulan dan saran ucapan terima kasih)
5.                  Referensi atau acuan
  1. Format Umum Penulisan KTI
    • Bagian Permulaan
      1. Halaman Sampul
        • Judul
        • Jenis laporan (KTI, skripsi, tesis, disertasi)
        • Nama, NIM Mahasiswa
        • Lambang Institusi
        • Nama Lengkap Universitas
      1. Halaman logo
      2. Halaman Judul (sama dengan halaman sampul)
        Penulisan judul jika lebih dari 1 baris maka ditulis seperti piramida terbalik
      3. Halaman Persetujuan
        • Persetujuan Pembimbing
        • Pengesahan untuk para penguji
      4. Kata Pengantar
      5. Ucapan Terimakasih
      6. Abstrak
      7. Daftar Isi
      8. Daftar tabel, gambar dan lampiran
    • Bagian Isi
      1. Pendahuluan
        • Latar belakang pengambilan topik
        • Perumusan masalah
        • Tujuan
          *Umum
          *Khusus
        • Manfaat Penelitian
      2. Kerangka Teori/Tinjauan Pustaka
      3. Kerangka Konsep
        • Diagram kerangka konsep
        • Hipotesa
        • Defenisi operasional
      4. Metodologi Penelitian
        • Rancangan/desain penelitian
        • Populasi
        • Pengambilan sampel
        • Cara pengolahan data
      5. Hasil Penelitian
        • Penguraian hasil penelitian
      6. Pembahasan
        • Mebahas hasil penelelitian berdasarkan tinjauan kepustakaan yang telah dibuat
      7. Kesimpulan
      8. Saran

Adapun tahapan dalam karya tulis ilmiah adalah (a) tahap persiapan, (b) tahap penulisan dan (c) tahap penyuntingan.
A. Tahap Persiapan
Di dalam tahap ini ada beberapa tahap yaitu :
  1. Menemukan masalah atau mengajukan masalah yang akan dibahas dalam penelitian (didukung oleh latar belakang, identifikasi masalah, batasan, dan rumusan masalah).
 Dalam pemilihan masalah/topik juga mempertimbangkan beberapa hal :
·         Harus topik yang paling menarik perhatian.
·         Terpusat pada segi lingkup yang sempit dan terbatas.
·         Memiliki data dan fakta yang obyektif.
·         Harus diketahui prinsip-prinsip ilmiahnya, meskipun serba sedikit.
·         Harus memiliki sumber acuan / bahan kepustakaan yang dijadikan referensi.
Dalam pembatasan topik/penentuan judul harus memperhatikan beberapa hal berikut :
·         Pembatasan topik harus dilakukan sebelum penulisan karya ilmiah.
·         Penentuan judul dapat dilakukan sebelum penulisan karya ilmiah / setelah penulisan karya ilmiah selesai. Penentuan judul karya ilmiah : pertanyaan yang mengandung unsur 4W+1H yaitu What (apa), Why (mengapa), When (kapan), Where (dimana) dan How (bagaimana).
  1. Mengembangkan kerangka pemikiran yang berupa kajian teoritis
  2. Mengajukan hipotesis atau jawaban atau dugaan sementara atas penelitian yang akan dilakukan.
  3. Metodologi (mencakup berbagai teknik yang dilakukan dalam pengambilan data, teknik pengukuran, dan teknik analisis data)
Adapun Tahap Pengumpulan data :
·         Pencarian keterangan dari bahan bacaan / referensi.
·         Pengumpulan keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui masalah.
·         Pengamatan langsung (observasi) ke obyek yang akan diteliti. Percobaan di laboratorium/ pengujian di lapangan.
B. Tahap Penulisan
Tahap Penulisan merupakan perwujudan tahap persiapan ditambah dengan pembahasan yang dilakukan selama dan setelah penulisan selesai.
C. Tahap Penyuntingan
Tahap penyuntingan dilakukan setelah proses penulisan dianggap selesai. Tahap penyuntingan ini bertujuan untuk :
  • Melengkapi yang kurang.
  • Membuang yang kurang relevan.
  • Menghindari penyajian yang berulang-ulang atau tumpang tindih (overlapping).
  • Menghindari pemakaian bahasa yang kurang efektif, misalnya dalam penulisan dan pemilihan kata, penyusunan kalimat, penyusunan paragraf, maupun penerapan kaidah ejaan.
Di samping itu penyajian juga merupakan tahapan penyuntingan. Teknik penyajian karya ilmiah harus memperhatikan:
  • Segi kerapian dan kebersihan.
  • Tata letak (layout) unsur-unsur dalam format karya ilmiah, misalnya halaman muka (cover), halaman judul, daftar isi, daftar tabel, daftar grafik, daftar gambar, daftar pustaka dan lain-lain.
  • Standar yang berlaku dalam penulisan karya ilmiah, misalnya standar penulisan kutipan, catatan kaki (foot note), daftar pustaka & penggunaan Bahasa Indonesia sesuai EYD.
Sumber :

Nama : Sisil Diaz Aryandi
Npm : 26210570
Kelas : 3EB02

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar